Sesuai
namanya, cat bunglon tak lain cat yang seolah dapat
berubah warna. “Tergantung sudut pandang atau pantulan
cahaya. Sehingga berkesan punya dua, tiga, sampai enam
warna yang muncul,” jelas Rudy Sudja, bos Creative Custom
Paint.
Tak
semua pabrikan mengeluarkan cat yang juga lazim disebut
magic color ini. Yang biasa diaplikasi biasanya lansiran
Spies Hacker atau Sherwin Williams. Tentu soal harga, cat
ini jauh lebih mahal dibanding warna solid atau metalik
biasa.
“Lantaran
terlalu mahal, bisa saja diakali pakai cat biasa, tapi
dengan teknik pengecatan berbeda,” imbuh fajry.
Menurut fajry, kalau pengin kelir merah keemasan, minta tukang
cat untuk melapis dulu kelir merahnya. Tunggu sampai
kering, baru timpa lagi cat mutiara rona keemasaan .“Tapi, hasilnya masih kalah jauh dibanding cat magic
color asli,” pesan fajry.
Syarat
lain, tukang cat mesti jago biar hasil akhir tetap sama
alias nggak belang. Jika warna cat yang dicari tak ada di
pasaran, bisa minta ke tukang cat untuk mengaduk dari
cat dasar nah, sekarang bahas soal cat glitter. “Cat jenis ini memberi kesan di balik pernis ada butir-butir mutiara mengilap. Dari jauh kayak bersinar,” timpal dede. Cuma, lagi-lagi cat impor super mahal yang jadi favorit.
Juga
jangan takut. Atasi dulu pakai glitter kosmetik dari
alat perlengkapan rias wanita. “Lebih sip kalau bikin
dengan mengaduk partikel cat metalik dengan pernis.
Perbandingannya 1 gram metalik, dan 100 gram pernis,”
imbuh fajry.
Eits,
lupa. Kalau sampeyan ingin aplikasi cat glitter, nosel
di spray gun mesti ganti ke ukuran 1,3 mm atau 1,5 mm.
Untuk cat bunglon sebelumnya, bisa pakai nosel 1 mm
sampai 1,3 mm (gbr.3). “Biar nggak macet akibat partikel
di cat glitter atau bunglon yang gede,” tutup fajry yang
nggak gitcu deh.
Ayo, siapa mau ikutan tren cat air brush!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar